Seorang anak 3 tahun BB 15 kg, dengan keluhan sakit kepala dan biru lebih hebat dari sebelumnya. Saat datang, anak sadar penuh saturasi 78% dengan clubbing finger. Dilakukan pemeriksaan foto toraks dan ct scan kepala diperoleh hasil seperti terlampir. pasien didiagnosa dengan sianotik spell pada TOF dan abses serebri. Tatalaksana Rawat inap Tata laksana Serangan Sianotik pada Tetralogi Fallot Posisi lutut ke dada. (Knee chest) Morfin sulfat 0.1-0.2 mg/kgBB SC/IM/IV. Bikarbonas natrikus 1 mEq/kgBB IV untuk asidosis, bisa diulang dalam 10-15 menit. Oksigen bila diperlukan, pastikan hidrasi baik Bila anak masih takipnea, sianosis tidak berkurang, atau anak belum tenang, lanjutkan dengan: Propranolol 0.01-0.25 mg/kgBB IV bolus pelan. Dosis total dilarutkan dengan 10 ml cairan dalam spuit, dosis awal setengahnya dengan IV bolus, bila serangan belum teratasi sisanya diberi perlahan 5-10 menit. Siapkan isopreterenol bila overdosis. Ketamin 1-3 mg/kgBB IV pelan (1menit) Fenilefrin 0..02 mg/kgBB IV Tatalaksana abses serebri: Analgetik 🡪 parasetamol 15 mg/kg/kali, tiap 4-6 jam Deksametason 🡪 1 mg/kg/hari, dibagi 3 dosis Antibiotik 🡪 seftriaksone 150 mg/kg/hari dibagi 2 dosis, metronidazole inisial 15 mg/kg selanjutnya 7,5 mg/kg/kali tiap 8 jam Konsul bedah saraf untuk rencana drainage
Like
Comments
Save
Share
Comments