Seorang anak usia 11 tahun datang dengan demam 39°C yang sudah berlangsung selama 12 hari. Demam naik bertahap, mencapai puncak demam pada hari ke-7. Puncak demam tetap tinggi sampai hari ke -12. Mual (+), muntah (+), nyeri perut tidak jelas, diare(+) sebelumnya terdapat episode konstipasi . Tidak ada hemiparesis. Sudah satu hari ini pasien mengalami penurunan kesadaran. Pikirkan diagnosis, pemeriksaan, dan tata laksana yang mungkin bagi pasien tersebut. Diagnosis kerja: Ensefalopati tifoid dd/ Ensefalopati sepsis. Tatalaksana: Rawat inap intensif Oksigen bila perlu Diet: enteral (NGT) MC 8x200 ml ➔ 4/5 dari kebutuhan 8x150 ml Kebutuhan cairan dikurangi menjadi 80% Pasang infus (stopper), rehidrasi bila perlu Pemeriksaan Lab: DPL, Hitung jenis, IgM dan IgG Salmonela (typhidot), tubex, Biakan salmonela, CRP, Kultur darah Radiologi: toraks dan abdomen sesuai indikasi Kloramfenikol 50-100mg/kgBB/hari,4 kali/hari IV selama 10-14 hari, atau Ceftriaxone 75-100 mg/kg/hari setiap 12 atau 24 jam IV selama 10-14 hari Deksametason 3mg/kgBB/hari, 3 kali/hari IV hingga kesadaran membaik Parasetamol jika suhu > 39oC Monitor kesadaran, nadi, napas, suhu,dan tekanan darah Evaluasi komplikasi perforasi, perdarahan sal cerna, pneumonia, meningitis Edukasi: higiene, imunisasi (polisakarida Typhim)
Like
Comments
Save
Share
Comments