Seorang bayi perempuan usia 6 bulan BB 5 kg, PB 59CM datang dengan keluhan tampak lemas, kesulitan makan dan minum, dan nafas yang tersengal-sengal. Sejak lahir pasien baik-baik saja hingga 2 minggu sebelumnya pasien sempat demam dengan batuk pilek. Pasien tidak pernah tampak biru. Tanda vital saat di IGD suhu 36.8°C, RR 72, HR 160, tekanan darah 92/68, SaO2 99%. Pemeriksaan fisik terdengar S4 gallop pada apex jantung. Dalam pemeriksaan EKG, terdapat gambaran sebagai berikut. interpretasi ekg: Sinus rhytm 150x/m + RAD + biventricular hypertrophy (Katz Wachtel phenomenon) – Kemungkinan diagnosa: Gagal jantung Ross Class IV ec. large VSD Terapi: Rawat Inap Oksigen 1 lpm nasal kanul Tirah baring, posisi setengah duduk. Sedasi kadang diperlukan :fenobarbital 2-3 mg/kg/dosis tiap 8 jam selama 1-2 hari. Pantau balans cairan ketat, tidak boleh overload cairan Koreksi gangguan keseimbangan asam basa dan elektrolit. Restriksi Garam (0,5g/hari ) Timbang BB setiap hari Medikamentosa Inotropik a. Digoksin ( IV ) dengan dosis 75% oral Cek EKG dan kadar K sebelum pemberian digoksin (digitalis) Dosis awal ½ dosis digitalis total. 8 jam kemudian ¼ dosis digitalis total, sisanya 8 jam kemudian. Dosis rumatan :diberikan 12 jam setelah dosis digitalisasi selesai. atau b. Dopamin Dosis 5-10 mikrogram/kgBB/menitsecara IV (drip). san/atau c. Dobutamin Dosis 5-8 mikrogram/kgBB/menitsecara IV (drip) Diuretik Furosemid Dosis : 1-2 mg/khBB/hari, 1-2 kali per hari, oral atau IV atau Spironolakton Dosis : 1-2 mg/kgBB/hari,1-2 kali per hari,oralatau IV Vasodilator Kaptopril Dosis 0,3-3 mg/kgBB/hari per oral dibagi dalam 2-3 dosis Suportif Perbaiki penyakit penyerta atau kondisi yang memperburuk gagal ginjal, seperti : demam, anemia.
Like
Comments
Save
Share
Comments