Denyut jantung di luar rentang fisiologis dapat memicu aritmia melalui perubahan ion Ca2+. Transisi dari nadi lambat ke cepat telah terbukti menciptakan alternan Ca2+ yang menyebabkan alternan pada durasi aksi potensial (APD) dan gelombang T, peningkatan dispersi repolarisasi (DOR). Adaptasi durasi potensial aksi (APD) terhadap perubahan nadi diperlukan untuk mempertahankan rasio yang memadai antara pengisian ventrikel dan ejeksi ventrikel. Simulasi matematis dari detak jantung yang lambat menunjukkan bahwa interval diastolik yang memanjang menghasilkan penonaktifan total komponen lambat dari arus K+ yang tertunda dan pemulihan total dari inaktivasi arus Ca2+ tipe-L yang secara teoritis dapat menjelaskan adaptasi APD pada bradikardia.
Bradikardia juga merupakan faktor predisposi tejadinya Torsades de Pointes (TdP). Torsades de Pointes merupakan takikardi ventrikel polimorfik yang berhubungan dengan perpanjangan interval QT yang berhubungan dengan repolarisasi dispersi transmural (TDR).
Peningkatan TDR secara signifikan pada lokasi miokardium yang berdekatan berfungsi sebagai substrat reentrant untuk memulai dan mempertahankan episode TdP. TdP telah dijelaskan dalam banyak kondisi dengan bradikardia seperti blok atrioventrikular (AV), obat-obatan, vagotonia, hipotiroidisme, dll. TdP dipicu ketika denyut ektopik terjadi selama fase repolarisasi yang berkepanjangan. Hal ini dikenal sebagai fenomena 'R on T', yang terlihat pada rekam EKG pasien sebelum episode TdP.
Penelitian telah melaporkan bahwa pasien dengan irama AV blok memiliki interval QT yang jauh lebih lama dibandingkan pasien dengan sinus bradikardia.. Perpanjangan QT relatif ini mungkin menjadi salah satu alasan utama mengapa TdP lebih sering diamati pada AV blok kronis dibandingkan pada bradikardia sinus.
Apakah kalian punya pendapat lain mengenai mekanisme terjadinya VT pada bradikardia? atau apakah kalian pernah menemukan kasus serupa?
1
Comment
Like
Comments
Save
Share
Comments
Dr. Grace Hosea
General Practitioner
· Kota Administrasi Jakarta Timur
Kek mana tu kemaren dapet pasien 78 tahun pria emg sebelumnya ekg nya av block derajat 2 ato 3 g