Seorang laki-laki usia 40 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan demam hilang timbul sejak 1 minggu yang lalu. Keluhan disertai dengan menggigil dan berkeringat banyak. Pasien mempunyai riwayat perjalanan ke Papua. Pemeriksaan fisik TD 110/70 mmHg, HR 88 x/menit, RR 22x/menit, T 38,5˚C, konjungtiva anemis, sklera ikterik, hepatosplenomegali (+). Pemeriksaan apusan darah tepi didapatkan eritrosit membesar dan pigmen schuffner (+). Diketahui bahwa penyebab malaria pada pasien tersebut merupakan plasmodium vivax, pasien kemudian diterapi dengan DHP selama 3 hari dan primakuin selama 14 hari
Like
Comments
Save
Share
Comments